Atas nama pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BASNAZ) Provinsi Sumatera Barat mengucapkan terima kasih banyak atas partisipasi Pengadilan Tinggi Agama Padang baik Pimpinan, Hakim dan seluruh Pengawai  yang telah menyalurkan zakatnya melalai BASNAS Provinsi Sumatera Barat. Pernyataan itu disampaikan oleh Prof. Dr. H. Syamsul Bahri Khatib, Ketua BASNAZ Provinsi Sumatera Barat saat melakukan kunjungan silaturrahmi dengan Pimpinan dan seluruh pegawai sekaligus menyerahkan Nomor Pengguna Wajib Zakat (NPWZ) dalam bentuk BAZNAS Card  bertempat di Aula PTA Padang, rabu 26 Januari 2020.

Penyerahan kartu BAZNAS oleh Ketua Baznas Provinsi SUMBAR kepada Wakil Ketua PTA Padang

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS kembali menyatakan komitmennya agar semua pegawai menyalurkan zakatnya melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang sudah dibentuk dan menyerahkannya ke BAZNAS. Setelah semuanya terkumpul, 70% zakatnya akan dikembalikan ke muzakki dan selanjutnya dapat menyerahkannya secara langsung kepada mustahiq yang dikehendaki muzakki. Komitmen ini merupakan amanah Undang-undang Nomor 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 23 tahun 2011 tentang Pengeloaan Zakat.  

Menurut Prof. Dr. H. Edi Safri yang juga merupakan salah satu pengurus BAZNAS Provinsi Sumatera Barat  mengatakan bahwa jumlah Mustahiq makin hari makin bertambah karena banyaknya musibah banjir, bencana alam longsor, beban biaya hidup yang semakin bertambah dan ditambah lagi adanya kenaikan iuran BPJS. Karena masyarakat yang tidak mampu tidak memiliki uang untuk membayar iuran BPJS dan akhirnya mereka meminta bantuan kepada BAZNAS baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota.  Oleh karena itu beliau mengaharapkan kepada seluruh pegawai PTA Padang agar menyalurkan zakatnya melalui UPZ yang sudah ditunjuk dan kemudian menyerahkannya kepada BAZNAS Provinsi.

Suasana Silaturahmi BAZNAS SUMBAR dengan PTA Padang

Berdasarkan data di BAZNAS, pengumpulan zakat melaui UPZ PTA Padang sudah berjalan selama 4 (empat) tahun dan belum separuh yang menyalurkannya melalui BAZNAS. Sambil mengemukakan dalil kewajiban menunaikan zakat, Prof. Dr. H. Edi Safri mengingatkan para muzakki bahwa pada rezeki yang kita peroleh adalah titipan Allah untuk para fakir miskin.  Dan kalau sudah terbiasa tidak akan sulit membayar zakat. Menanggapi pernyataan pimpinan BAZNAS Provinsi Sumatera Barat tersebut, Dr. H. Zulkarnain, SH., MH Waki Ketua Pengadilan Tinggi Agama Padang mengatakan akan segera melakukan konsolidasi kepada seluruh pegawai terkait himbauan BAZNAS tersebut.

Hadir pada acara silaturrahmi tersebut selain pimpinan BAZNAS Provinsi Sumatera Barat juga dihadiri Wakil Ketu PTA Padang, para Hakim Tinggi dan seluruh pegawai PTA Padang. (IM_78)

 

 

 

Tinggalkan Komentar

 

 

 

Statistik Pengunjung

1 7 1 8 1 7
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Kemarin
Bulan Ini
Bulan Kemarin
Total
214
539
171817
0
12070
23030
171817
IP Anda : 3.235.172.213
2020-06-03 11:39