Pegawai PA Padang beserta para pihak ikut menyaksikan Live Streaming MA

 

PA Padang-Berdasarkan Surat Edaran Mahkamah Agung RI Nomor 9 tahun 2018 tanggal 18 Oktober 2018 tentang Publikasi Peresmian Operasional Pengadilan Baru. Akan dilaksanakan Peresmian operasional Pengadilan Baru pada tanggal 22 Oktober 2018 bertempat di Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara, dan seluruh lembaga peradilan diminta untuk nonton bersama live streaming acara tersebut.

Untuk mendukung program Mahkamah Agung, Pengadilan Agama Padang juga nonton bareng di semua tv yang ada. Bahkan semua masyarakat yang hadir juga ikut menyaksikannya. Ada tiga tv yang menampilkan streaming ini, ruang tunggu sidang dan ruang tunggu pelayanan. “Sengaja kami putar juga di ruang tunggu sidang, sehingga tidak hanya pegawai yang ikut menyaksikan, bahkan juga masyarakat,” ucap Sekretaris PA Padang Alisman, S.Ag.

Untuk wilayah Sumatera Barat, ada satu pengadilan baru yang juga dilantik, bertempat di Kabupaten Dharmasraya, dengan nama Pengadilan Agama Pulau Punjung Kelas II.  

     

Para pihak ikut menyaksikan peresmian 85 pengadilan baru

 

Sesuai dengan press release dari Humas Mahkamah Agung. Dijelaskan Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. M. Hatta Ali, S.H., M.H meresmikan pengoperasian 85 Pengadilan baru di Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara pada Senin 22 Oktober 2018. Acara peresmian tersebut sengaja diselenggarakan di Melonguane sebagai salah satu kota yang terletak di wilayah terluar Indonesia.   

Sebelumnya Kabupaten Talaud dengan ibukota Melonguane termasuk dalam wilayah hukum Pengadilan Negeri Tahuna di Kabupaten Sangihe, padahal antara Kabupaten Talaud dengan Kabupaten Sangihe terpisah oleh laut. Dua Kabupaten tersebut hanya bisa ditempuh dengan transportasi udara dengan rute Talaud-Manado-Sangihe sehingga masyarakat yang berdomisili di Kota Melonguane untuk bisa datang ke Pengadilan Negri Tahuna harus terbang naik pesawat ke Manado terlebih dahulu baru terbang lagi ke Kabupaten Sangihe. Sekarang dengan berdirinya Pengadilan Negeri Melonguane, masyarakat tidak perlu kesusahan lagi.

Ketua MA mengatakan, bahwa terbentuknya pengadilan baru tidak semata-mata ditujukan untuk berdirinya sebuah bangunan pengadilan di suatu daerah yang wilayah administratifnya mengalami pemekaran, namun yang lebih penting adalah bisa lebih mendekatkan akses keadilan kepada masyarakat dan para pencari keadilan yang domisilinya jauh dari lokasi pengadilan. Kendala geografis inilah yang sering menyulitkan para pencari keadilan untuk bisa datang langsung ke pengadilan, baik karena jarak yang jauh maupun karena kondisi alam yang sulit ditempuh alat transportasi, baik darat, laut ataupun udara, sehingga daerah-daerah tertentu untuk bisa sampai ke pengadilan memerlukan perjuangan yang sangat berat dan biaya yang cukup besar.

Hatta Ali berharap dengan berdirinya pengadilan-pengadilan baru tersebut dapat memberikan kemudahan akses keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, agar dapat mewujudkan prinsip penyelenggaraan peradilan yang sederhana, cepat dan biaya ringan. (AG/Fordilag PA Padang)

 

 

 

 

Tinggalkan Komentar

 

 

 

Statistik Pengunjung

6 6 6 9 2
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Kemarin
Bulan Ini
Bulan Kemarin
Total
77
140
66692
0
4729
8253
66692
IP Anda : 54.167.18.170
2018-11-15 13:45