PERMA No.1 Tahun 2016 Tentang Prosedur Mediasi mengajarkan bahwa tiap-tiap perkara yang diajukan di pengadilan, wajib hukumnya untuk di mediasi. Hakim, karena jabatanya dapat ditunjuk sebagai mediator oleh Ketua Pengadilan Agama untuk memediasi semua perkara-perkara yang harus dimediasi tersebut.

Perkara Nomor 709/Pdt.G/2016/PA.ME yang teregistrasi di Kepaniteraan Pengadilan Agama (PA) Muara Enim telah disidangkan oleh Majelis Hakim yang menangani perkara tersebut. Sesuai prosedur, oleh karena para pihak hadir di dalam persidangan pada hari yang telah ditetapkan, maka perkara tersebut harus dimediasi terlebih dahulu. Pak Waluyo, S.Ag., M.H.I. adalah hakim mediator yang mendapat tugas untuk memediasi perkara tersebut.

Pak Waluyo adalah Hakim mediator yang telah mengukir prestasi dengan beberapa kali berhasil mendamaikan para pihak di ruang mediasi. Kini, Pak Waluyo kembali membuktikan kedigdayaannya dalam merajut benang yang kusut. Dan Ajib, Pasangan suami istri yang seakan sudah akan saling memangsa di ruang persidangan tersebut, luluh di hadapan Pak Waluyo.

Berdasarkan Laporan Hasil Mediasi tertanggal 8 September 2016, mediasi terhadap perkara Nomor 709/Pdt.G/2016/PA.ME dinyatakan berhasil, Penggugat dan Tergugat berdamai dan sepakat untuk melanjutkan kehidupan rumah tangga sebagai mana layaknya suami istri yang saling menyayangi dan mengasihi.

Terima kasih Pak Waluyo, Barokallah...

 

Kabupaten muara enim, Mahkamah agung, , Pengadilan agama

 

 

Tinggalkan Komentar

 

 

 

Statistik Pengunjung

1 2 7 6 2 9
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Kemarin
Bulan Ini
Bulan Kemarin
Total
162
231
127629
0
10519
14766
127629
IP Anda : 3.227.3.146
2019-11-20 20:35