Muara Enim | pa-muaraenim.net (22/11)

Rabu (20/4) Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang (Drs. H. A. Mukhsin Asyraf, SH. MH) yang secara resmi membuka peluncuran Sistem Antrian Sidang dengan memotong pita di ruang Pelayanan Terpadu Pengadilan Agama Muara Enim dengan dihadiri para Hakim Tinggi, Ketua Pengadilan Agama Muara Enim (Dra. Hj. Nurlaila Thoib, SH.MHI), Wakil Ketua, Hakim PA Muara Enim, Pejabat Struktural dan Fungsional PA Sekayu dan Muara Enim beserta Staf dan para undangan lainnya.  Acara peluncuran tersebut langsung dipandu oleh (Drs. Nusirwan, SH, MH./Humas PA Muara Enim) dan Tim IT (Sudarman, S.Ag., MH. dan Muchlis, SHI) beserta petugas Pelayanan Terpadu/Meja Informasi (Yuli Suryadi, SH., MM).

Dalam sambutannya KPA Muara Enim terlebih dahulu kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Yang Mulia Bapak Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang (Drs. H. A. Mukhsin Asyraf, SH. MH) yang telah berkenan hadir untuk menyaksikan Peluncuran Sistem Antrian Sidang ini yang sebentar lagi akan kita saksikan teknik opersionalnya. Berdasarkan info yang kami terima dari teknisi Sistem Antrian Sidang ini, bahwa di Indonesia baru dua Pengadilan Agama yang telah memakai sistem antrian sidang yang langsung tersambung dengan SIADPA, yaitu Pengadilan Agama Jakarta Selatan dan Pengadilan Agama Muara Enim. Memang banyak Pengadilan Agama yang memakai nomor antrian sidang untuk memanggil para pihak yang berperkara, tetapi tidak tersambung dengan SIADPA seperti di Pengadilan Agama Muara Enim ini.

Sehubungan dengan ini kami Pengadilan Agama Muara Enim mencoba untuk memulai memakai sistem antrian sidang ini, dengan maksud agar dapat memotifasi PA-PA yang lain untuk segera melaksanakan Sistem Antrian Sidang, sehingga tekad dan semangat untuk memberikan pelayanan yang baik dapat segera terwujud.

Kemudian dilanjutkan sambutan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang (Drs. H. A. Mukhsin Asyraf, SH. MH) sekaligus pembinaan, di mana menurut KPTA Palembang bahwa bidang pelayanan publik ini merupakan sangat penting sekali kita diberikan dengan tangan terbuka dan dengan bahasa penyampaian yang santun sehingga masyarakat pencari keadilan merasa puas dan dapat dilayani dengan baik.  Pelayanan publik yang berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) merupakan tahap awal kita untuk memberikan akses kepada masyarakat untuk dapat menyampaikan permasalahan-permasalahan yang mereka hadapi, sehingga rasa keadilan dapat kita wujudkan serta dapat mengurangi perasaan tidak puas masyarakat terhadap pelayanan kita sebagai institusi peradilan yang di bawah Mahkamah Agung RI.

Acara peluncuran Sistem Antrian Sidang ini merupakan yang keempat kalinya KPA Muara Enim beserta jajarannya melakukan terobosan di bidang pelayanan publik dengan menggunakan konsep alat elektronik canggih dan satu-satunya sistem antrian yang terkoneksi langsung dari Server SIADPA (Sistem Administrasi Peradilan Agama).  Adapun komponen Sistem Antrian Sidang terdiri dari Layar Sentuh, Print Mini, Pengeras Suara, Layar Nomor Antrian/Layar Sentuh dan Tombol Panggilan Sidang berwarna merah dan hijau.  Sistem Antrian Sidang ini berfungsi untuk membantu masyarakat dalam mengikuti persidangan dan diharapkan dapat menciptakan persidangan yang tertib dan teratur tanpa perlu berdesak-desakan, yang pada akhirnya memunculkan rasa keadilan bagi para pihak pencari keadilan.

Dengan adanya sistem ini, diharapkan suasana persidangan lebih tenang dan nyaman serta memunculkan rasa keadilan bagi masyarakat, khususnya keadilan dalam aspek pelayanan yakni mereka yang datang pertama berhak untuk mendaftar dan mengikuti persidangan lebih awal.  Hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan Citra Lembaga Peradilan sebagai institusi pelayanan publik yang baik bagi masyarakat.

Petugas Pelayanan Terpadu/Meja Informasi (Yuli Suryadi, SH., MM) sesaat menjelaskan mekanisme operasional Sistem Antrian Sidang kepada KPTA Palembang (Drs. H. A. Mukhsin Asyraf, SH. MH) dengan dihadiri Hakim Tinggi, KPA Muara Enim, Wakil Ketua dan Hakim, Panitera/Sekretaris (Drs. Darul Kutni), Pejabat Struktural dan Fungsional PA Sekayu dan Muara Enim beserta Staf

Adapun menu-menu yang ditampilkan pada Sistem Antrian Sidang yang terkoneksi  ke SIADPA yaitu ;

  1. Nomor Perkara
  2. Indentitas para Pihak
  3. Ruang Sidang
  4. Tanggal Sidang.

Kemudian cara kerja mesin antrian sidang tersebut :

  1. Para pihak baik Penggugat/Pemohon dan Tergugat/Termohon menekan perkara yang bersangkutan maka muncullah nama/indentitas para pihak tersebut.
  2. Kemudian ke luar menu konfirmasi nama yang bersangkutan, selanjutnya tekan menu ”YA” dan ”TIDAK”.
  3. Setelah itu, keluar print out Nomor Antrian Sidang, Ruang Sidang, Nomor Perkara, Tanggal dan Jam Pendaftaran.
  4. Nomor Antrian Sidang yang sudah terdaftar akan dipanggil masuk ke Ruang Sidang setelah Panitera Sidang menekan tombol yang berada di atas tersebut.

Harapan kami (PA Muara Enim) dengan peluncuran Sistem Antrian Sidang ini, mudah-mudahan dapat memberikan kenyaman dan ketertiban serta kepuasan masyarakat pencari keadilan yang berada di wilayah Muara Enim dan Prabumulih khususnya serta masyarakat Indonesia pada umumnya. (Darman/Nusirwan)

 

 

 

Tinggalkan Komentar

 

 

 

Statistik Pengunjung

1 1 4 7 4 0
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Kemarin
Bulan Ini
Bulan Kemarin
Total
134
264
114740
0
9842
12027
114740
IP Anda : 3.80.4.76
2019-09-18 09:57