pa-muaraenim.go.id

PA Muara Enim kembali mengadakan pertemuan dalam rangka rapat koordinasi (Rakor) di awal bulan Maret ini, namun pertemuan kali ini cukup spesial karena karena dirangkaikan dengan sosialisasi hasil pelatihan aplikasi SIPP (Sistem Informasi Penelusuran Perkara) yang diadakan di Hotel Horison Ultima Palembang beberapa hari sebelumnya. Seperti biasa, rakor diadakan di ruang rapat lantai II gedung PA Muara Enim pada hari Selasa tanggal 01 Maret 2016.

Pertemuan yang dimulai tepat pada pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin oleh Panitera PA Muara Enim, Edy Syafiq, S.H. dan didampingi oleh Sekretaris PA Muara Enim Abu Samah, S.E., M.M. Ak. Serta dihadiri oleh seluruh operator SIPP mulai dari Petugas Meja I sampai hakim. Pertemuan yang sedianya dipimpin oleh Ketua PA Muara Enim, Drs. H. Muchlis, S.H., M.H. tersebut diwakilkan kepada panitera karena Pak Ketua memiliki kepentingan lain.

foto kiri: Pembukaan acara sosialisai dan pelatihan SIPP oleh sekretaris Mahkamah Agung di Palembang

foto kanan: Ketua PA Muara Enim Drs. H. Muchlis, SH, MH. bersama peserta sosialisasi SIPP lainnya

SIPP sendiri merupakan aplikasi baru yang dicanangkan oleh Mahkamah Agung sebagai sebuah aplikasi terpadu di bidang keperkaraan yang mencakup empat lingkungan badan peradilan di bawah Mahakamah Agung, yakni Peradilan Umum, Peradilan Agama, Peradilan Militer, dan Peradilan Tata Usaha Negara. Aplikasi tersebut akan terintegrasi dan akan menjadi bagian dari aplikasi induk Mahkamah Agung yang disebut aplikasi SIMARI.

Sosialisasi SIPP kali ini disampaikan oleh tim yang mengikuti pelatihan di Palembang pada tanggal 22-25 Februari 2016, yang terdiri dari Edy Syafiq, S.H. (panitera), Dodi Alaska Ahmad Syaiful, S.H.I. (hakim), dan Nopriansyah, S.Kom. (admin IT). Di dalam pemaparannya, Pak Dodi, yang merupakan hakim pengawas bidang IT PA Muara Enim menyampaikan bahwa aplikasi SIPP yang baru dikembangkan dan disosialisasikan oleh Mahkamah Agung ini merupakan bentuk peleburan dari aplikasi CTS yang ada di Pengadilan Umum, SIADPA yang ada di Pengadilan Agama, SIADMIL yang ada di Pengadilan Militer dan SIADTUN yang ada di Pengadilan TUN.

Dengan peleburan keempat aplikasi di empat lingkuang peradilan tersebut, semakin menguatkan semangat satu atap badan peradilan di bahwah Mahkamah Agung demi mewujudkan cita-cita bersama menuju badan peradilan yang agung, yang salah satu cirinya adalah mewujudkan peradilan yang modern dengan pemanfaatan teknologi informasi (IT) yang modern pula. Jika selama ini masing-masing badan peradilan memiliki aplikasi tersendiri dan belum terintegrasi satu dengan yang lainnya, maka SIPP inilah jawabannya. Bahkan kedepan, SIPP ini akan terintegrasi dengan aplikasi-aplikasi pengolah data lain dari lembaga-lembaga negara yang memiliki kepentingan data yang sama dengan Mahkamah Agung.

“Oleh karena itu, mari kita bersama-sama mengenal serta mempelajari implementasi SIPP ini, sehingga kita menjadi bagian penting dari perubahan menuju peradilan yang modern. Kita sudah punya SIADPA, dan sudah lama bekerja dengannya, saya yakin kita dapat dengan mudah beradaptasi dengan SIPP ini, dan dapat segera mengimplementasikannya di dalam pekerjaan kita sehari-hari..!!”, ajak hakim yang pernah bertugas di PA Kolaka tersebut.

kiri: Nopriansyah, S.Kom (Admin IT) didampingi Edy Syafiq, S.H (panitera) saat mengikuti pelatihan SIPP

kanan: Ketua PA Muara Enim Drs. H. Muchlis, SH dan Hakim Pengawas bidang IT Dodi Alaska AS, SHI saat berfoto bersama pemateri pelatihan SIPP Moh. Anton Dwiputra, SHI, MH.

 

Mahkamah agung, , Panitera, Pengadilan agama, Sekretaris, Siadpa plus

 

 

Tinggalkan Komentar

 

 

 

Statistik Pengunjung

1 2 1 2 4 6
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Kemarin
Bulan Ini
Bulan Kemarin
Total
128
176
121246
0
12261
12340
121246
IP Anda : 18.208.159.25
2019-10-21 09:34