Embrio Pengadilan Agama Padang berawal dari ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 1957 Tentang pembentukan Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah di daerah luar Jawa-Madura dan Surat Penetapan  Menteri Kehakiman tertanggal 27 Mei 1957 No. JP.8/71/6 tentang Kedudukan Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Pengadilan Negeri, atas dasar itu maka Menteri Agama mengeluarkan Surat Penetapan Menteri Agama RI No. 58 Tahun 1957 tertanggal 13 November 1957 Tentang Pembentukan Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah di Sumatera. Dalam Penetapan tersebut pada poin A menyebutkan, membentuk Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah (I) Aceh dengan 16 pengadilan, (II) Sumatera Utara dengan 11 pengadilan, (III) Sumatera Barat, Riau dan Jambi dengan 20 pengadilan dan (IV) Sumatera Selatan dengan 7 pengadilan. Satu diantara pengadilan yang masuk wilayah Sumatera Barat adalah Pengadilan Agama Padang dengan wilayah hukumnya meliputi wilayah Kota Padang dan Kepulauan Mentawai. Selanjutnya berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama RI No. 6 Tahun 1980 tanggal 28 Januari 1980 tentang perubahan nama Pengadilan Agama Mahkamah Syari’ah menjadi Pengadilan Agama Padang.

 

Pada awalnya, setelah keluar  Surat Penetapan Menteri Agama RI No. 58 Tahun 1957 kegiatan perkantoran secara efektif dimulai sejak awal tahun 1959 bertempat di sebuah gedung yang beralamat di Jln. Jati I, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang (dekat gedung PGAI) dengan wilayah yurisdiksinya meliputi Kota Padang dan Kepulauan Mentawai. Aktifitas perkantoran di Jln. Jati I, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur berlangsung hingga tahun 1973, kemudian pindah dan menumpang di gedung samping Kantor Wilayah Departemen Agama Propinsi Sumatera Barat beralamat di Jl. Kuini No. 79 B Kota Padang hingga tahun 1991, selanjutnya pindah dan menempati gedung yang sebelumnya tempat beraktifitas Pengadilan Tinggi Agama Padang, yaitu di Jl. Thamrin No. 1 hingga tahun 1998. Seiring berjalannya waktu, Pengadilan Agama Padang memperoleh anggaran untuk membangunan kantor baru pada tahun 1996 dari dana DIK Departemen Agama dengan dua tahap, yaitu DIK Tahun 1996 dan 1997. Setelah dinyatakan selesai,   maka sejak tahun 1998 hingga sekarang aktifitas perkantoran Pengadilan Agama Padang menempati gedung sendiri yang beralamat di Jl.  By Pass No. 1 Durian Tarung, Kelurahan Pasar Ambacang Kecamatan Kuranji Kota Padang propinsi Sumatera Barat.

 

Dalam kurun perjalanan waktu Pengadilan Agama Padang telah beberapa kali terjadi pergantian pimpinan, berikut ini nama-nama yang pernah memimpin Pengadilan Agama Padang :

01.

Buya Silahiddin Yunus

1959 s.d. 1961

02.

Buya H. Djalil

1971 s.d. 1965

03.

Buya Dahlan Khatib Kayo

1965 s.d. 1976

04.

Drs. Baharuddin

1976 s.d. 1980

05.

Drs. Ali Umar Surin

1980 s.d. 1989

06.

H. Jazuli DT. Sampono  

1989 s.d. 1995

07.

Drs. Abu Bakar Syarif, S.H.

1995 s.d. 2001

08.

Drs. Zainir Zurzain, S.H.

2001 s.d. 2004

09.

Drs. M. Taufiq HZ, M.HI

2004 s.d. 2007

10.

Drs. H. Thamrin Habi, S.H., M.HI

2007 s.d. 2009

11.

Dra. Hj. Ermiati N

2009 s.d. 2012

12.

Drs. H. M. Yusuf, S.H., M.H.

2012 s.d. Maret 2016

13.

Drs. H. Damsir, S.H., M.H.

Maret 2016 s.d. September 2016

14.

Drs. H. Jasri, S.H., M.HI

September 2016 s.d. 06 Maret  2018

15.

Drs. H. M. Nasrul K., S.H.., M.H.

06 Maret 2018 s.d sekarang

 

 

Statistik Pengunjung

6 0 7 5 2
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Kemarin
Bulan Ini
Bulan Kemarin
Total
58
62
60752
0
5342
6533
60752
IP Anda : 54.156.51.193
2018-09-23 21:42